Breaking

Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

Menyusuri Ujung Negeri: Langkah Nyata Gerakan Rakyat untuk Indonesia Sejahtera

Menyusuri Ujung Negeri: Langkah Nyata Gerakan Rakyat untuk Indonesia Sejahtera

Citra
Citra
calendar_today
schedule 4 min read

Bayangkan sebuah perjalanan yang bukan sekadar menempuh jarak, tetapi menyusuri hati dan harapan setiap lapisan masyarakat. Inilah yang tengah dijalankan oleh Sahrin Hamid, Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, yang menapaki dari Merauke di ujung selatan hingga ke Miangas, titik paling utara Indonesia. Lebih dari sekadar simbol geografis, perjalanan ini menegaskan satu prinsip penting: politik sejati lahir dari keberpihakan kepada rakyat, bukan dari ruang ber-AC di ibu kota.

Dalam perjalanan panjang ini, setiap perhentian menjadi momen untuk mendengar, memahami, dan menyalurkan aspirasi masyarakat. Dari desa nelayan di Merauke hingga kampung terpencil di Miangas, suara rakyat yang selama ini sering tak terdengar kini menjadi pusat perhatian. Politik yang membumi seperti ini menekankan satu hal: perubahan yang nyata dimulai dari interaksi langsung dengan masyarakat, bukan dari janji di atas panggung.


Turun ke Lapangan: Politik yang Dekat dengan Rakyat

Singgah di Manado, Sahrin memanfaatkan kesempatan untuk berdialog dengan mahasiswa, guru, aktivis, dan warga setempat. Percakapan sederhana ini menjadi bukti nyata bahwa perubahan bukan lahir dari pidato panjang, melainkan dari mendengar dan menanggapi kebutuhan masyarakat. Politik yang hadir dalam kehidupan sehari-hari akan jauh lebih kuat daripada retorika kosong yang hanya terdengar di gedung-gedung tinggi.

Dalam diskusi itu, dibahas berbagai solusi konkret: pemerataan pendidikan, akses kesehatan, peluang kerja, hingga pemberdayaan ekonomi lokal. Ini menunjukkan bahwa politik tidak boleh menjadi dunia terpisah dari rakyat; politik yang hadir adalah politik yang memberi manfaat nyata dan menyejahterakan masyarakat.


Sahrin Hamid: Pemimpin yang Memilih Bersama Rakyat

Sahrin Hamid bukan sosok baru dalam dunia politik. Ia pernah menjadi juru bicara nasional dan komisaris BUMD, tetapi memilih kembali ke akar perjuangan rakyat. Keputusannya untuk meninggalkan posisi nyaman demi mendampingi masyarakat membuktikan satu hal: politik yang bermakna lahir dari keberpihakan pada rakyat, bukan pada kekuasaan semata.

Sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat periode 2026–2031, Sahrin menekankan bahwa partainya ingin membangun kekuatan dari bawah, menyerap aspirasi langsung dari mereka yang selama ini terpinggirkan—petani, nelayan, guru, buruh, dan pelajar. Pilar perjuangan partai mencakup pendidikan berkualitas, pemerataan ekonomi, serta keadilan sosial, yang semuanya dijalankan melalui aksi nyata, bukan sekadar kata-kata.


Keadilan sebagai Fondasi Perjuangan

Gerakan Rakyat tidak hanya fokus pada kesejahteraan ekonomi dan sosial, tetapi juga menegakkan keadilan. Ketika Tom Lembong menghadapi kriminalisasi politik, Sahrin menegaskan posisi partainya untuk membela hak dan keadilan. Ini menegaskan prinsip Gerakan Rakyat: politik hadir bukan untuk melindungi segelintir elite, tetapi untuk membela hak-hak masyarakat yang dirugikan.

Aksi nyata ini menunjukkan bahwa keberpihakan kepada rakyat bukanlah slogan kosong, tetapi sebuah komitmen yang dijalankan setiap hari. Politik yang membela keadilan akan memberi harapan kepada rakyat bahwa suara mereka didengar dan diperjuangkan.


Membangun Perubahan dari Akar Rumput

Setiap kunjungan ke komunitas lokal di Sulawesi Utara menegaskan satu kebenaran: kekuatan perubahan lahir dari akar rumput. Solidaritas masyarakat dan identitas kolektif menjadi fondasi gerakan yang berkelanjutan. Sahrin dan timnya menekankan bahwa gerakan politik sejati tidak hanya dibangun dari pusat, tetapi dari titik-titik kecil yang bersatu menjadi kekuatan besar.

Sejarah gerakan sosial membuktikan bahwa mahasiswa, pemuda, dan komunitas lokal memiliki peran strategis dalam membentuk masa depan bangsa. Politik yang hadir bersama rakyat akan selalu lebih kuat daripada politik yang hanya mencari kekuasaan.


Langkah Nyata untuk Masa Depan Indonesia

Perjalanan dari ujung selatan hingga utara Indonesia adalah metafora bahwa politik sejati adalah politik yang hadir untuk rakyat. Politik bukan soal keuntungan segelintir elite, tetapi tentang keberpihakan kepada mereka yang paling membutuhkan.

Sahrin Hamid menunjukkan bahwa pemimpin hebat adalah mereka yang berani turun ke lapangan, menyapa, dan mendengarkan suara rakyat. Langkah ini mengingatkan kita bahwa Indonesia yang adil, makmur, dan berdaulat lahir dari tindakan nyata. Dari Merauke hingga Miangas, Gerakan Rakyat membuktikan bahwa cita-cita bangsa akan tercapai jika kita berani bergerak bersama rakyat—mendengar, merespons, dan mewujudkan perubahan yang nyata.